Total Pageviews

Monday, October 29, 2012

Idenya Simpel Efeknya Luar Biasa


'Bedah Kampung' ala Mensos Salim Segaf Al-Jufri'
copas from blog P-Piyungan,
Subhanallah dengan satu kegiatan akan mendapatkan banyak efek, pemberdayaan masyarakat sikap gotong royong. Kalau keadaan masyarakat sudah aman, dan ada rasa saling nyaman pasti akan tumbuh dengan sehat, sehingga memungkinkan akn terbentuk negara yang  aman tenteram, msyarakatnya saling guyaka  up rukun, dan gotong royong..
Selalu bekerja untuk Indonesia para Umara kita :)

Semarang - Selasa (23/10), Menteri Sosial RI Dr. Salim Segaf Al Jufri barsama istri menghadiri dan meresmikan “Bedah Kampung” di desa Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang.  Menteri yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera ini selain datang bersama istri tercintanya, beliau juga didampingi oleh Plt Wali Kota Semarang.

Dengan ajakan “Mari Sukseskan Bedah Kampung Menuju Masyarakat Sejahtera”, di Kecamatan Gunungpati menargetkan bedah rumah di tiga Kelurahan, yaitu Sumurejo, Pakintelan, dan Sekaran yang mana pada masing-masing Kelurahan tersebut akan dibangun 100 unit rumah warga.

Beliau Dr. Salim Segaf Al Jufri menargetkan sampai tahun 2013 program bedah rumah 1000 titik, yang mana disetiap titik terdapat 100 rumah jadi totalnya ada 100.000 rumah.

Adapun tujuan dari bedah kampung sendiri yakni sebagai sarana memupuk semangat gotong royong, sebab bedah kampung nantinya melibatkan unsur masyarakat, pemuda, masyarakat yang beda agama, dan beda suku. Dengan dicanangkan program ini maka setiap orang akan saling berkenalan, saling mencintai satu dengan yang lain, dan saling menghormati. Dengan terjadinya bencana dan konflik sosial, yang diinginkan dari bedah kampung ini menjadi perekat sosial agar saling menyayangi satu sama lainnya.

Diakhir wawancaranya dengan pertanyaan, “Setelah di kota Semarang, hingga akhir 20013 nanti ada beberapa lagi target lokasi untuk bedah kampung ini pak?”. Beliau menuturkan, “Kita setiap bulannya bisa dua sampai tiga tempat, dari Semarang kita akan ke Wonosobo, dilanjutkan setelah lebaran Idul Adha di Tulung Agung berikutnya terus. Jadi GA ADA HARI TANPA BEDAH KAMPUNG, mudah-mudahan tiap minggu ada selalu.” 

No comments:

Post a Comment